BERBOHONG MENGHANCURKAN SEMUANYA
Entah dari mana datangnya keajaiban ini, sampai kepada kahidupan saya, saya sendiri sangat merasakan adanya perubahan yang sangat besar di tahun ini. Betapa gembiranya saya ketika kaki ini berani melangkah maju, sedikit meninggalkan kebiasaan buruk menjadi seorang pembohong, kebiasaan lama yang enak sekali di lakukan, namun ujung - ujungnya menghancurkan.
Apa yang sekarang ini saya alami, mungkin saja sekarang anda alami di kehidupan anda, dan bagaimana apakah anda akan tetap mempertahankannya? atau mungkin ingin juga melangkah maju dengan saya. mari kita jauhi kebiasaan itu dikit demi sedikit kita ucapkan selamat tinggal.
Enak juga bisa ngibulin orang dengan mudah, tinggal ngomong saja kalau mobil BMW Z4, yang baru di parkir di depan kantor itu, milik kita.
Sekali - kali ijin sama atasan, dengan berbohong kalau kita sedang sakit tidak bisa berangkat kerja, padahal kita sedang molor di rumah. Berbohong sangatlah mudah membuat orang percaya, tetapi apakah kita memang harus melakukan semua itu, demi mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, dimana rasa hormat kita dengan seseorang yang muncul di cermin, ketika kita sedang bercermin. Berbohong adalah salah satu mesin penghancur yang dapat lebih cepat menghancurkan kehidupan kita. bagaimanapun orang membangun sesuatu bisa memakan waktu lama untuk mendapatkan hasil maksimal, dan menghancurkan semuanya dengan beberapa menit, seperti kepercayaan orang kepada kita.
Sebenarnya ketika kita berbohong, diri kita sendiri enggan memaafkan apalagi orang lain, coba setelah anda berbohong, anda sekarang merenung sebentar dan tanyakan kepada diri anda sendiri, apakah diri anda ini memang menginginkannya atau tidak. Seperti kebanyakan orang mengetahui bahwa mulut dan tindakan tidak selalu hati kecil kita yang mengendalikan, tetapi dialah yang paling tahu apa yang memang harus kita kerjakan, misalnya ketika kita bilang tidak apakah selalu sama ucapan itu dengan faktanya, yaitu fakta yang terjadi berupa penolakan yang di lakukan hati kita.
Seperti terkadang sebenarnya kita tidak menginginkan sebuah Motor baru, namun kita di butakan dengan perasaan gengsi yang timbul dari ejekan teman, yang seharusnya memang kita tida membeli. Sekarang kita mencoba memaksakan diri untuk membelinya, sekarang coba tebak apa yang akan terjadi berikutnya. setelahnya anda akan di buat susah dengan angsuran kredit, untung kita bekerja di pabrik yang tiap bulannya dapat gaji, coba jika kita bekerja menjadi kuli bangunan, yang belum tentu lancar bekerja tiap bulannya.
Hati kecilpun muak dengan tingkah laku anda, dan sudah tidak percaya lagi kepada anda, karena kita lebih mementingkan gengsi dari pada mendengarkan hati kita berbicara, jika anda tidak segera melawan, maka anda akan terseret dan tersapu kencang derasnya arus kebohongan. Jadi jika anda berani berbohong dalam arti sebenarnya anda tidak di ijinkan oleh diri anda sendiri, maka dari itu mari kita sayangi diri kita dan buatlah bangga karena itu pilihan terbaik.
Apa yang sekarang ini saya alami, mungkin saja sekarang anda alami di kehidupan anda, dan bagaimana apakah anda akan tetap mempertahankannya? atau mungkin ingin juga melangkah maju dengan saya. mari kita jauhi kebiasaan itu dikit demi sedikit kita ucapkan selamat tinggal.
Enak juga bisa ngibulin orang dengan mudah, tinggal ngomong saja kalau mobil BMW Z4, yang baru di parkir di depan kantor itu, milik kita.
Sekali - kali ijin sama atasan, dengan berbohong kalau kita sedang sakit tidak bisa berangkat kerja, padahal kita sedang molor di rumah. Berbohong sangatlah mudah membuat orang percaya, tetapi apakah kita memang harus melakukan semua itu, demi mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, dimana rasa hormat kita dengan seseorang yang muncul di cermin, ketika kita sedang bercermin. Berbohong adalah salah satu mesin penghancur yang dapat lebih cepat menghancurkan kehidupan kita. bagaimanapun orang membangun sesuatu bisa memakan waktu lama untuk mendapatkan hasil maksimal, dan menghancurkan semuanya dengan beberapa menit, seperti kepercayaan orang kepada kita.
Sebenarnya ketika kita berbohong, diri kita sendiri enggan memaafkan apalagi orang lain, coba setelah anda berbohong, anda sekarang merenung sebentar dan tanyakan kepada diri anda sendiri, apakah diri anda ini memang menginginkannya atau tidak. Seperti kebanyakan orang mengetahui bahwa mulut dan tindakan tidak selalu hati kecil kita yang mengendalikan, tetapi dialah yang paling tahu apa yang memang harus kita kerjakan, misalnya ketika kita bilang tidak apakah selalu sama ucapan itu dengan faktanya, yaitu fakta yang terjadi berupa penolakan yang di lakukan hati kita.
Seperti terkadang sebenarnya kita tidak menginginkan sebuah Motor baru, namun kita di butakan dengan perasaan gengsi yang timbul dari ejekan teman, yang seharusnya memang kita tida membeli. Sekarang kita mencoba memaksakan diri untuk membelinya, sekarang coba tebak apa yang akan terjadi berikutnya. setelahnya anda akan di buat susah dengan angsuran kredit, untung kita bekerja di pabrik yang tiap bulannya dapat gaji, coba jika kita bekerja menjadi kuli bangunan, yang belum tentu lancar bekerja tiap bulannya.
Hati kecilpun muak dengan tingkah laku anda, dan sudah tidak percaya lagi kepada anda, karena kita lebih mementingkan gengsi dari pada mendengarkan hati kita berbicara, jika anda tidak segera melawan, maka anda akan terseret dan tersapu kencang derasnya arus kebohongan. Jadi jika anda berani berbohong dalam arti sebenarnya anda tidak di ijinkan oleh diri anda sendiri, maka dari itu mari kita sayangi diri kita dan buatlah bangga karena itu pilihan terbaik.

Komentar
Posting Komentar