UANG DARI GOOGLE KURANG GURIH
![]() |
| Jadi publiser |
Kita tahu setelah google meluncurkan periklanan dan merekrut karyawan baru atau yang dikenal dengan publiser, banyak sekali orang indonesia yang serius menjalin kerja sama bekerja sebagai penulis konten, ada yang menjadi youtubers dan ada juga yang membuat aplikasi dan menempelkan iklannya di konten yang telah mereka buat.
Tapi kali ini saya akan membahas karyawan yang di gaji oleh perusahaan tersebut termasuk saya, setelah saya melihat fakta dan dari pengalaman orang terdekat saya sendiri yang punya kisah perjalanan hidup yang suram, ketika jadi publiser. Di waktu itu ada orang yang masih pemula di bidang tulis menulis, pada saat itu orang tersebut masih kurang percaya dengan kekuatan dirinya sendiri dia masih ragu dan takut salah. Lalu dia mengambil keputusan agar supaya dia cepat dan mudah mendapatkan uang dari google, dengan cara mengopas artikel milik orang lain, tanpa seijin sang pemiliknya dan menghiraukan resiko yang akan dia dapatkan. Tidak bisa menghargai buah karya tangan orang yang sudah membuat susah payah artikel itu.
Dia Reload ulang dan mengedit melakukan berbagai cara agar artikel yang dia comot itu tidak di ketahui oleh pihak google, karna ada resiko yang mengerikan apabila dia ketahuan oleh google dia akan di tendang. Dia berjuang begitu semangat agar kecuranganya tidak tercium oleh robot pendeteksi, sampai suatu hari yang ditakutinya datang menghampirinya dia ditendang dari pekerjaannya itu. Namun dia tetep saja masih ngotot menyusun sebuah siasat untuk berbuat curang. Sampai akhirnya dia sadar setelah dia berjalan menekuk mukanya setelah keluar dari ATM, karna saldonya masih saja tetap bahkan selama setengah tahun kerja keras bayarannyapun tak kunjung datang.
Di hari ini sayapun di kejutkan dengan cerita yang hampir mirip dengan cerita tadi, awal cerita saya sedang membuka Facebook, karena saya masih ada kepentingan di Facebook saya menemukan sebuah post di grup yang telah saya ikuti, karena saya tertarik dengan judulnya lalu saya baca dan disitu banyak juga yang memberikan komentar, wajarlah di forum seperti itu mereka menyampaikan unek - unek dan sedikit debat. Tapi yang tidak saya habis pikir mereka itu sedang memper debatkan strategi CURANG, dan malahan seolah - olah mereka menjagokan diri mereka masing - masing, ada juga yang masih pemula di bidang bisnis (publiser***** sensor ) dan dia malahan jadi bulan - bulanan, pada saat dia komentar dan mengaku kalau dia itu masih kesulitan dalam Strategi membajak konten.
Sangat saya sayangkan jika forum diskusi yang harusnya malah jadi kabar baik buat kita itu, berisikan mereka yang lebih suka memprioritaskan bagaimana bisa jago disaat melakukan pembajakan konten, dan menjadikan budaya curang sebagai latar belakang.
Bukannya saya mau menggurui juga tapi saya malah sedih melihatnya, karna saya juga dulu pernah di masa suram itu. Merasa tidak punya daya dan upaya bahkan tidak bersyukur akan nikmat tuhan yang telah saya dapat, merasa lelah sendiri ketika mengejar materi dengan mengedepankan jalan pintas. Saya hanya tidak mau hal itu terjadi pada anda, jangan jadikan jalan menuju uang itu kotor dengan kita berbuat curang, tetapi buatlah jalan itu menjadi bersih sebersihnya. Siapa tau ada Luna maya mau lewat hehehe
Marilah kita berlomba dengan membuat karya jangan berlomba cuma dengan daya saja.


Komentar
Posting Komentar